Pages

Showing posts with label hardware. Show all posts
Showing posts with label hardware. Show all posts

March 18, 2010

Mengoptimalkan Kinerja Komputer

Ketika sebuah software aplikasi dijalankan oleh sebuah komputer, beberapa bagian dari aplikasi ditempatkan di memori. Kemudian, sebagian isi RAM dimasukkan ke L2 cache. Selanjutnya, beberapa bagian isi memori L2 cache dioper ke L1 cache. Kenapa oper-operan begitu ?

Begini ceritanya. Dibanding dengan hardware komputer lain seperti RAM, dan prosesor, harddisk memiliki kecepatan yang paling lambat. Kalau tiap kali prosesor harus mengakses harddisk untuk mengambil data, kinerja komputer akan buruk. Bottleneck pasti terjadi. Yang terasa, komputer lambat merespon input. Oleh karena itu, ada RAM yang menyimpan beberapa isi harddisk yang sering diakses prosesor.

Prosesor mengakses RAM dengan waktu rata-rata 60 nanodetik alias 60x10-9 detik. Waktu yang demikian masih dirasa kurang cepat, sehingga masih bisa mengakibatkan bottleneck. Pasalnya, waktu cycle prosesor bisa mencapai 2 nanodetik. Makanya prosesor memiliki cache lagi. Prosesor yang ada di jaman sekarang ini rata-rata memiliki 2 cache, yang tadi telah disebut, yaitu L1 cache dan L2 cache.

Jaman dulu, prosesor Intel Celeron tidak memiliki L2 cache. Prosesor-prosesor Intel Celeron yang dikeluarkan terakhir memiliki L2 cache walau dengan ukuran yang tidak sebesar prosesor Intel Pentium dengan clock yang sama. Kurang lebih ukuran L2 cache hanya separuh prosesor Intel Pentium.

L2 cache menyimpan sebagian data yang sering digunakan prosesor dari RAM. Waktu prosesor mengakses L2 cache ini kira-kira 2-3 kali lebih cepat dibandingkan waktu yang dibutuhkan prosesor mengakses RAM, yaitu sekitar 20-30 nanodetik. Bahkan L1 cache yang menyimpan sebagian isi L2 cache memiliki kecepatan yang setara dengan kecepatan mikroprosesor, kurang lebih 10 nanodetik. L1 cache ini adalah cache yang paling dekat dengan prosesor.

Cache memang bisa berlapis. Cache yang paling jauh dengan komputer, biasanya berukuran lebih besar, namun kecepatannya lebih lambat. Lihat saja, harddisk, yang juga bisa bertindak sebagai cache, ukurannya bisa mencapai satuan gigabyte. Ukuran RAM bisa dalam hitungan ratusan megabyte. Ukuran cache pada prosesor lebih rendah. Ukuran terbesar untuk cache ini adalah L3 cache, yang mencapai 2 Mb, milik prosesor-prosesor berseri Intel Pentium 4 Extreme Edition.

Lho ada L3 cache ? Cache memang bisa dibuat di mana saja, terserah pemilik produk. Harddisk pun memiliki cache yang rata-rata berukuran 512 Kb. Prosesor tidak mengakses cache milik harddisk ini. Cuma kontroler harddisk yang mengaksesnya.

Nah, begitulah kira-kira alasan cache dibutuhkan untuk mencapai kerja komputer yang optimal. Sebenarnya mungkin saja semua bekerja dalam kecepatan mikroprosesor, namun harga hardware akan menjadi sangat tinggi.

 

tag: komputer, hardware

March 09, 2010

Tips Merawat Laptop Agar Awet

Berikut ini adalah Tutorial blog lanjutan dari artikel sebelumnya mengenai tips merawat laptop agar awet.


5. Bersihkan laptop secara berkala
Salah satu alasan kenap kita harus sering membersihkan latop adalah agar ventilasi tidak tertutup oleh debu. Tertutupnya ventilasi karena deb akan mengakibatkan pemindahan panas dari dalam laptop ke udara luar jadi terhamabat. Ini akan berakibat fatal, karena bisa menyebabkan overheat atau panas berlebih. Pastikan kipas laptop berfungsi dengan baik. Saat membersihkan layar LCD, usahakan menggunakan kain yang lembut seratnya dan dilakukan secara perlahan, jangan sampai meninggalkan goresan.


6. Jangan letakkan laptop Anda pada permukaan yang terlalu empuk
Jangan meletakan laptop Anda pada kasur yang empuk, sehingga laptop menjadi terlihat agak tenggelam di dalam kasur. Ini sangat berbahaya, karena dapat menghambat keluarnya panas dari dalam laptop, dikarenakan tertutupnya ventilasi udara pada laptop. Sirkulasi udara akan sangat terganggu di ruang processor sehingga laptop menjadi panas.

7. Jangan makan minum dan meletakkan benda mengandung cairan di sekitar laptop
Ini sangatlah berbahaya, karena laptop sangat peka terhadap cairan yang mengenai laptop, misalnya saja cairan yang masuk ke dalam keyboard. Sama seperti komputer dekstop cairan bisa menyebabkan komponen short, dan merusak komponen laptop.

8. Berhati-hatilah ketika membawa laptop Anda di dalam tas
Jangan gunakan sembarang tas untuk membawa laptop Anda. Gunakan tas yang memang diperuntukan untuk laptop yang mempunya sekat-sekat sehingga benda-benda lainnya tidak menggores bagian-bagian tertentu pada laptop. Pilih tas yang bagian dalamnya lembut dan anti air, ini penting untuk menghindari laptop basah disaat kena hujan. Kita haru berhati-hati dalam memilih tas laptop, kalau bisa jangan yang murahan. Lebih baik sedikit mahal tapi bisa meminimalkan kerusakan laptop akibat getaran atau goncangan.

.9. Jangan pernah berusaha untuk membongkar laptop Anda sendiri
Bila anda bukan seorang teknisi laptop, usahakan untuk tidak melakukan tindakan ini. Kecerobohan dalam membongkar laptop akan berakibat fatal. Beberapa bagian Laptop sangat kecil dan rentan terhadap kerusakan seperti chip dan IC. Laptop tidak seperti barang elektronik lain, karena proses perakitan nya sangat presisi. Usahakan untuk membawa laptop ke service center resminya. Itu dikarenakan peralatan pada service center lebih lengkap dan sesuai dengan prosedur penanganan service yang ada.

10. Jangan membanting laptop Anda!
Kalau lagi kesel semisal kerjaan buntu dan gk kelar-kelar, jangan menginjak apalagi membantingnya. Sayangilah laptop anda seperti soulmate. Atau bisa juga di berikan saja pada orang lain. Pasti dengan sukarela menerimanya
J daripada dibanting? hehehe…. maklum masih banyak yang nyidam pengin punya laptop J

Tips Merawat Laptop

Dengan semakin populernya laptop dibanding dengan PC maka diperlukan tips perawatan agar laptop atau notebook semakin tahan lama. Sebagian orang bahkan sudah mulai melupakan PC saat ini, walaupun dirumah ada PC atau Personal komputer tetap mereka menggunkan laptop untuk bekerja.

Namun tetap saja untuk ukuran spesifikasi yang sama PC lebih tangguh daripada laptop, jadi Anda harus meluangkan waktu extra untuk merawat laptop atau notebook Anda dengan baik. Kali ini saya akan menyajikan beberapa tips mudah dan sederhana dalam merawat dan menghindarkan laptop dari kerusakan dini. Tips ini akan berguna agar laptop anda bertambah umurnya.

1. Berhati-hati mendownload software gratisan dari internet
Terlebih jika
software yang seolah-olah seperti aplikasi antivirus. Usahakan menggunakan software-software yang telah Anda dapatkan dari paket laptop saat Anda beli. Ada resiko virus bisa merusak laptop Anda jika Anda sembarangan menggunakan software dari internet. Namun jika Anda tetap ingin menggunakan software hasil mendownload, maka pastikan software tersebut aman dengan cara menscan software tersebut dengan antivirus yang Anda miliki dan Anda percayai.

2. Tancapkan laptop Anda ke stabilizer listrik
Jika Anda sedang bekerja menggunakan laptop dengan menggunakan listrik dan melepas baterai atau tanpa baterai (biasanya untuk menjaga baterai tidak cepat aus), maka sebaiknya gunakan stabilizer yang bisa mencegah terjadinya lonjakan tegangan listrik yang tidak stabil ke laptop Anda. Dengan menggunakan stabilizer aliran listrik yg masuk ke laptop jadi lebih konstan, dengan begitu kondisi komponen atau hardware laptop tidak cepat rusak.

3. Jangan pernah meletakkan laptop di lantai
Menempatkan laptop dilantai memperbesar resiko laptop terinjak kaki orang, mungkin anak Anda, atau bahkan binatang peliharaan Anda. Anak kecil akan mengira bahwa laptop Anda adalah mainan dan binatang peliharaan Anda bisa saja merusak bagian-bagian tertentu dari laptop seperti keyboard. Selain itu laptop yang diletakkan di lantai akan lebih cepat kotor oleh debu, apalagi jika lantainya jarang dibersihkan.

4. Jangan menaruh benda apapun di antara keyboard dan layar laptop
Seringkali dijumpai seseorang yang menggunakan laptop, kemudian meletakkan kertas-kertas di atas keyboard laptop, kemudian menutup laptopnya. Hal ini sangat berbahaya, karena risiko layar tergores menjadi besar. Layar laptop sangat sensitif terhadap gesekan dikarenakan permukaanya tipis dan lunak. Tentunya Anda tidak ingin mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk mengganti layar laptop gara-gara tergores bukan?